Sejarah Bisnis MLM Yang Sukses jadi Pelecut Motivasi

Dalam pekerjaan ini, perlu dicatat bahwa anggota terus dipekerjakan untuk berpartisipasi dalam hak-hak yang mereka peroleh. Orang yang dipekerjakan sering disebut sebagai bos. Sementara merekrut anggota atau referensi dipanggil.

Setiap anggota partai dari jaringan memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah. Hadiah yang ditawarkan bervariasi, tetapi biasanya diberikan kepada pemimpin yang lebih senior.

Faktor lain yang meneliti level adalah jumlah anggota yang berhasil diangkat oleh pemimpin. Tapi bagaimana sejarah MLM di dunia? Apakah ada orang MLM yang sukses? Kami sudah menyiapkan jawabannya.

Asal kegiatan MLM

Ada banyak perdebatan dalam sejarah perusahaan MLM. Namun, beberapa percaya bahwa pekerjaan ini dimulai pada 1930-an dan bahwa Perusahaan Parfum California mulai menjual produk-produknya, yang disebut Avon Products. Kemudian seorang karyawan perusahaan mulai menjual langsung ke rumah pelanggan. Kemudian karyawan itu menjadi pemimpin penjualan langsung.

Selanjutnya, metode ini diikuti pada 1940-an dengan California Vitamin Company. Pada saat itu, Perusahaan Vitamin California mengubah namanya menjadi NatureLite Food.

Baca juga artikel ini:

Perubahan itu bermanfaat bagi distributor yang berhasil mendapatkan anggota baru dan menjual produk perusahaan mereka. Kemudian sistem penjualan dengan cepat berkembang, karena setiap distributor berusaha untuk terus merekrut anggota.

Metode ini akhirnya diikuti pada 1960-an ketika pemasaran multi-level atau waralaba dibuat. Istilah ini lahir dari dua perusahaan, Shaklee dan Amway. Adapun Indonesia sendiri, perusahaan-perusahaan ini dimulai pada 1980-an. Karena MLM terus tumbuh dengan cepat, berbagai jenis MLM dapat ditemukan di Indonesia.

Bagikan MLM yang sukses

Benar, ada banyak waralaba, tetapi tidak jarang menemukan cerita mereka. Oleh karena itu, berikut adalah kisah sukses perusahaan waralaba yang menginspirasi beberapa pengusaha.

  1. Muthia Rizk

Kisah MLM pertama dibuka oleh Oriflame, sebuah perusahaan MLM terkemuka, Ny. Muthia Rizky. Ketika suaminya dipecat, dia memulai ujian. Setelah menerima berita itu, Ms. Muthia tidak diam. Tetapi ketika dia memasuki dunia MLM, sayangnya dia mulai bangkit. Produk yang ia pilih saat itu adalah Oriflame. Banyak hal terjadi ketika bekerja di perusahaan ini. Hingga 2004, ia memenangkan posisi direktur. Dia kemudian merangkak menjadi CEO pada tahun 2011 menghasilkan pendapatan Rs 100 juta. Dia juga menjadi orang pertama yang membeli BMW di tahun yang sama. Sukses bukan tanpa proses, tetapi itu dicapai di dunia MLM 12 tahun kemudian.

  1. Chandra Putra Negara

Presentasi dimulai dengan salah satu siswa pribadinya, Bapak Chandra Putra Negara. Dari sana ia bertemu CSD KK Indonesia. Dia memberi kesan mendalam pada pertemuan itu. Maka, untuk mencapai posisi kesuksesan sejati, ia terlahir sebagai tekad untuk mendapatkan posisi berlian. Sayangnya, pada saat itu bisnis MLM-nya berumur pendek karena masalah internal, dan ia dilanda krisis 1998. Akhirnya, ia memutuskan untuk terus bekerja untuk KK. Dari sana, kariernya adalah salah satu waralaba paling sukses untuk memenuhi mimpinya hingga saat ini.

  1. Roy Manic

Bapak Roy Maneek adalah pemimpin tertinggi di Grup Platinum. Melalui upaya ini, ia sekarang akan dapat memperoleh banyak mobil mewah untuk rumah dan apartemen. Semua yang dicapai bukan tanpa perjuangan. Perusahaan ini diluncurkan oleh teman Pak Roy yang memberi tahu Melia Nature Indonesian Propolis Products. Itu dimulai karena temannya tidak bisa melihatnya, dia akhirnya membeli produk.

Tujuan utamanya adalah merawat anak yang sakit. Kemudian dia merasakan manfaat produk dan keluarganya. Sampai saat itu, ia mulai menyajikan produk-produk ini kepada rekan-rekannya. Sayangnya, ini tidak semudah yang Anda bayangkan. Setelah menyelesaikan beberapa tes, dia akhirnya mendapatkan sesuatu untuk dimanfaatkan.

Pilihan pekerjaan terserah Anda. Ini adalah perusahaan MLM yang dapat Anda kelola dengan ekuitas minimum. Ada banyak keberhasilan dalam pekerjaan ini. Beberapa dari mereka telah disebutkan di atas. Perlu diingat, bahwa perlu upaya dan kerja keras untuk mencapai segalanya.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*